Logo hasdemy
Cara Memilih Hewan Qurban yang Sehat dan Sesuai 23 May 2026

Cara Memilih Hewan Qurban yang Sehat dan Sesuai

Tangerang, 23 Mei 2026 — Memilih hewan qurban yang sehat dan sesuai perlu dilakukan dengan teliti agar ibadah berjalan sah, aman, dan memberi manfaat bagi penerima daging. Hewan qurban tidak cukup hanya terlihat besar. Kondisi fisik, umur, kesehatan, dan kelayakan syariat tetap harus diperiksa sebelum dibeli.

Indonesia Baik mencatat kriteria hewan layak qurban antara lain berasal dari jenis ternak yang diperbolehkan, seperti kambing, domba, sapi, kerbau, atau unta, serta memenuhi batas umur minimal. Sapi dan kerbau minimal berumur dua tahun, sedangkan kambing minimal satu tahun.

Periksa Umur dan Kondisi Fisik

Umur hewan menjadi syarat penting karena menunjukkan kesiapan hewan untuk dijadikan qurban. Pembeli dapat meminta keterangan dari penjual atau memeriksa tanda fisik, seperti pergantian gigi susu menjadi gigi tetap. Jangan asal percaya kalimat “sudah cukup umur, Pak” kalau buktinya cuma senyum pedagang.

Baca juga: Pelatihan Penyelia Halal untuk Standar Industri Halal

Selain umur, kondisi fisik juga wajib diperhatikan. BAZNAS menjelaskan bahwa hewan qurban harus sehat, tidak cacat, dan bebas dari penyakit. Cacat yang perlu dihindari antara lain buta, pincang, sakit yang tampak jelas, atau terlalu kurus.

Ciri hewan sehat biasanya terlihat dari mata yang jernih, nafsu makan baik, gerak aktif, bulu tidak kusam, hidung tidak berlendir berlebihan, serta tubuh tidak lemas. Hewan juga sebaiknya tidak memiliki luka terbuka, bengkak, atau tanda penyakit kulit.

Pilih Penjual yang Terpercaya

Membeli hewan qurban dari penjual terpercaya membantu mengurangi risiko salah pilih. Pilih tempat penjualan yang bersih, hewan diberi pakan cukup, dan tersedia informasi asal hewan. Jika memungkinkan, pilih hewan yang sudah diperiksa petugas kesehatan hewan.

Baca juga: Pelatihan Keuangan Syariah untuk Profesional Kompeten

MUI juga menegaskan bahwa hewan qurban yang memenuhi syarat harus sehat dan tidak cacat, seperti tidak buta, tidak pincang, tidak patah tanduk, tidak putus ekor, dan tidak rusak daun telinganya.

Sebelum transaksi, pembeli sebaiknya melihat hewan secara langsung. Jangan hanya mengandalkan foto atau video singkat. Pastikan juga bobot, harga, biaya perawatan, dan pengiriman sudah jelas sejak awal.

Dengan pemeriksaan yang rapi, hewan qurban yang dipilih bukan hanya sesuai syariat, tetapi juga aman dikonsumsi dan layak dibagikan kepada masyarakat.

Kontak Whatsapp