28 April 2026
Tangerang, 28 April 2026 — Hasdemy, lembaga pelatihan halal yang beroperasi secara daring, menyediakan program pelatihan berbasis kompetensi untuk pelaku usaha yang ingin memenuhi standar industri halal nasional. Kehadirannya semakin relevan menjelang penerapan penuh kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil pada Oktober 2026.
Berdasarkan data Sistem Informasi Halal (Sihalal) BPJPH, produk bersertifikat halal di Indonesia telah mencapai 9,6 juta produk hingga 2025. Sementara itu, neraca perdagangan produk halal Indonesia mencatat surplus senilai USD 29,09 miliar pada periode Januari hingga Oktober 2024. Karena itu, kebutuhan SDM yang memahami sistem jaminan produk halal terus meningkat tajam.
Hasdemy menyediakan beragam program pelatihan halal. Di antaranya Penyelia Halal, Auditor Halal, Juru Sembelih Halal, Manajemen Risiko, Akuntansi Syariah, Digital Marketing, hingga Data Analyst. Semua program berbasis kompetensi dan terstandar secara nasional.
Hasdemy dikenal sebagai pusat pelatihan halal syariah pertama di Indonesia. Melalui program Penyelia Halal, peserta mempelajari penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pengawasan bahan dan proses produksi, hingga evaluasi hasil audit internal. Selain itu, semua pelatihan yang diselenggarakan Hasdemy terstandar SKKNI dan bersertifikat BNSP.
Baca juga: Street Food Jakarta yang Wajib Coba, Berburu Jajanan Halal di Blok M hingga Sabang
Urgensi program ini semakin tinggi seiring kebijakan pemerintah yang terus diperkuat. BPJPH menetapkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk UMK berlaku mulai 18 Oktober 2026, berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024. Dengan demikian, pelaku usaha yang belum memiliki Penyelia Halal harus segera berbenah.
Di sisi lain, salah satu tantangan utama Indonesia adalah masih terbatasnya SDM bersertifikat halal yang memiliki kompetensi global. Namun, permintaan terhadap profesional halal meningkat tajam, terutama di sektor pangan, kosmetik, dan logistik. Karena itu, program pelatihan terstruktur seperti yang diselenggarakan Hasdemy menjadi langkah strategis dalam menjawab kekosongan kompetensi tersebut.
Baca juga: Kenapa Produk Kamu Wajib Punya Sertifikasi Halal
Indonesia saat ini menempati peringkat ke-3 dalam ekosistem industri halal global berdasarkan State of The Global Islamic Economy Report 2024/2025, di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Seiring target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia, pelatihan kompetensi halal yang terstandar diproyeksikan terus menjadi kebutuhan mendesak bagi jutaan pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Copyright @ 2026 By Halal Syariah Integrasi