Logo hasdemy
Hasdemy Siapkan Auditor Halal Kompeten untuk Industri 05 June 2026

Hasdemy Siapkan Auditor Halal Kompeten untuk Industri

Tangerang, 5 Juni 2026 — Hasdemy menyiapkan auditor halal kompeten untuk mendukung kebutuhan industri yang semakin serius memenuhi kewajiban sertifikasi halal.

Kebutuhan auditor halal terus meningkat seiring perluasan ekosistem halal nasional. BPJPH menyebut peningkatan kompetensi auditor halal penting agar proses audit berjalan lebih akurat, transparan, dan akuntabel. Upaya ini juga terkait persiapan implementasi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Baca juga: Juru Sembelih Halal: Syarat Penting Standar Rumah Potong

Auditor Halal Jadi Kebutuhan Industri

Auditor halal memiliki peran penting dalam proses pemeriksaan produk. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, auditor halal bertugas memeriksa dan mengkaji bahan, proses pengolahan, sistem penyembelihan, lokasi produk, peralatan, ruang produksi, penyimpanan, distribusi, penyajian, penjualan, dan sistem jaminan halal.

Artinya, tugas auditor tidak sekadar melihat label. Auditor harus memahami bahan, proses, fasilitas, dokumen, dan risiko kontaminasi. Karena itu, industri membutuhkan tenaga yang memiliki dasar teknis, integritas, serta kemampuan membaca proses produksi secara detail.

Hasdemy hadir melalui program pelatihan auditor halal yang berorientasi pada kompetensi. Dalam informasi programnya, Hasdemy menyebut pelatihan auditor halal dirancang agar peserta memahami kompetensi pemeriksaan produk dan layanan halal untuk kebutuhan dunia usaha maupun industri.

Pelatihan Perlu Berbasis Standar

Pelatihan auditor halal tidak bisa dibuat asal padat materi. Program harus mengacu pada standar yang relevan, karena hasil kerja auditor akan memengaruhi kepercayaan konsumen dan kelayakan proses sertifikasi.

Baca juga: Hasdemy Perkuat Kompetensi Juru Sembelih Halal Profesional

Hasdemy juga menjelaskan bahwa pelatihan auditor halal mengacu pada standar BPJPH dan BNSP, dengan sasaran peserta dari latar belakang pendidikan yang sesuai, seperti kimia, biologi, pangan, farmasi, teknik industri, kedokteran, ilmu gizi, atau tata boga.

Langkah ini penting karena industri halal tidak hanya bergerak di makanan dan minuman. Sektor kosmetik, obat, bahan kimia, biologi, rekayasa genetik, hingga barang gunaan juga masuk dalam cakupan kewajiban halal.

Dengan auditor yang kompeten, proses sertifikasi dapat berjalan lebih kuat dan kredibel. Industri juga mendapat manfaat karena kepatuhan halal tidak berhenti sebagai formalitas, tetapi menjadi bagian dari mutu produk dan daya saing pasar.

Kontak Whatsapp