04 June 2026
Tangerang, 4 Juni 2026 — Hasdemy memperkuat kompetensi juru sembelih halal profesional melalui pelatihan yang menekankan pemahaman syariat, teknik penyembelihan, higienitas, dan tanggung jawab kerja di lapangan.
Peran juru sembelih halal tidak bisa dianggap teknis biasa. Profesi ini berhubungan langsung dengan kehalalan produk, keamanan pangan, dan kepercayaan masyarakat terhadap hasil sembelihan.
BPJPH menegaskan bahwa kompetensi juru sembelih halal perlu terus ditingkatkan agar penyelenggaraan jaminan produk halal berjalan optimal. Selain itu, juru sembelih juga perlu memahami perlakuan hewan secara ihsan dan prinsip kesejahteraan hewan.
Baca juga: Hasdemy Perluas Pelatihan Halal Lewat Kelas Online
Kebutuhan juru sembelih halal profesional semakin penting seiring meningkatnya perhatian terhadap ekosistem halal. Proses penyembelihan tidak hanya menuntut keberanian, tetapi juga ketelitian, pengetahuan, dan kepatuhan terhadap standar.
BPJPH juga menyebut kebutuhan juru sembelih halal semakin mendesak di tengah persaingan produk halal global. Penguatan kompetensi ini menjadi bagian dari upaya memastikan tenaga penyembelih memiliki kemampuan sesuai standar nasional.
Dalam praktiknya, juru sembelih halal perlu memahami kondisi hewan, alat penyembelihan, tata cara penyembelihan, kebersihan area kerja, serta prosedur setelah penyembelihan. Jika satu proses dilakukan asal-asalan, dampaknya bisa serius. Bukan cuma soal teknis, tapi juga soal status halal produk.
Hasdemy mendorong pelatihan juru sembelih halal agar peserta memiliki bekal kerja yang lebih siap. Pelatihan menjadi ruang untuk membangun pemahaman, melatih keterampilan, dan menanamkan sikap profesional.
Baca juga: Hasdemy Jadi Mitra Pelatihan Halal untuk Pelaku UMK
Pemerintah juga menempatkan jasa penyembelihan sebagai bagian dari kewajiban sertifikasi halal. BPJPH menjelaskan bahwa produk makanan, minuman, hasil sembelihan, dan jasa penyembelihan termasuk dalam cakupan kewajiban bersertifikat halal.
Karena itu, pelatihan juru sembelih halal tidak boleh dipandang sebagai formalitas. Pelatihan perlu menjadi proses serius untuk memastikan peserta memahami standar kerja dari awal sampai akhir.
Dengan kompetensi yang lebih kuat, juru sembelih halal dapat bekerja lebih profesional, menjaga kepercayaan konsumen, dan mendukung rantai pasok halal yang lebih tertib. Pada akhirnya, kualitas SDM di sektor halal menjadi fondasi penting bagi industri halal Indonesia.
Copyright @ 2026 By Halal Syariah Integrasi