Logo hasdemy
Penyelia Halal Jadi Kunci Implementasi Jaminan Produk Halal di Indonesia 07 April 2026

Penyelia Halal Jadi Kunci Implementasi Jaminan Produk Halal di Indonesia

Penyelia halal menjadi elemen penting dalam implementasi jaminan produk halal di Indonesia seiring berjalannya kewajiban sertifikasi halal secara bertahap. Peran ini memastikan proses produksi sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi nasional.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam regulasi Jaminan Produk Halal menyebutkan bahwa setiap pelaku usaha yang mengajukan sertifikasi wajib memiliki penyelia halal. Tugas utama penyelia meliputi pengawasan bahan, proses produksi, serta penerapan sistem jaminan produk halal sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014.

Secara nasional, implementasi sertifikasi halal terus diperluas pada berbagai sektor, termasuk makanan, minuman, kosmetik, dan farmasi. Kebijakan ini menunjukkan peningkatan perhatian terhadap jaminan kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dari sisi global, World Bank dalam kajian industri menyebutkan bahwa standar sertifikasi, termasuk halal, menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar internasional. Sertifikasi membantu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk.

Dampak terhadap masyarakat terlihat dari meningkatnya kepastian keamanan dan kehalalan produk yang beredar. Pelaku usaha, termasuk UMKM, juga memperoleh peluang lebih besar untuk memasuki pasar yang mensyaratkan sertifikasi halal.

Pemerintah Indonesia melalui BPJPH mendorong pelatihan dan sertifikasi penyelia halal untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Program ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem industri halal nasional.

Ke depan, peran penyelia halal diperkirakan akan semakin penting seiring meningkatnya kewajiban sertifikasi halal dan kebutuhan pasar terhadap produk yang terjamin kualitas serta kepatuhannya terhadap standar halal nasional maupun internasional.

Kontak Whatsapp