Logo hasdemy
Mengenal Profesi Penyelia Halal dan Perannya dalam Proses Sertifikasi Halal Nasional 24 April 2026

Mengenal Profesi Penyelia Halal dan Perannya dalam Proses Sertifikasi Halal Nasional

Tangerang, 24 April 2026 — Profesi penyelia halal kini semakin dikenal luas seiring meningkatnya kebutuhan sertifikasi halal di berbagai sektor industri nasional. Hal ini terjadi karena pemerintah mewajibkan keberadaan penyelia halal sebagai syarat utama pengajuan sertifikat halal bagi pelaku usaha.

Penyelia halal adalah individu yang bertugas mengawasi proses produksi agar memenuhi standar kehalalan yang ditetapkan. Karena itu, profesi ini menjadi jembatan penting antara pelaku usaha dan lembaga sertifikasi resmi. Selain itu, penyelia halal berperan memastikan seluruh rantai produksi bebas dari unsur yang tidak sesuai ketentuan syariah.

Berdasarkan Pasal 50 Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, setiap pelaku usaha yang mengajukan sertifikasi halal wajib memiliki penyelia halal. Sementara itu, regulasi ini menjadikan profesi penyelia halal sebagai kebutuhan mendesak di tengah percepatan program sertifikasi halal nasional yang ditargetkan pemerintah.

Baca juga: Industri Halal Tren Global dan Peranannya Saat Ini

Tugas dan Tanggung Jawab Penyelia Halal di Industri

Penyelia halal memiliki sejumlah tanggung jawab utama dalam ekosistem produksi halal. Sehingga, peran ini tidak hanya bersifat administratif melainkan mencakup pengawasan teknis langsung di lapangan. Selain itu, penyelia halal wajib memahami regulasi jaminan produk halal yang berlaku secara nasional.

Namun, tidak semua pelaku usaha memahami pentingnya keberadaan penyelia halal dalam operasional mereka. Di segmen usaha mikro dan kecil, kesadaran akan kewajiban ini masih perlu ditingkatkan. Karena itu, sosialisasi regulasi halal kepada pelaku UMKM menjadi agenda penting pemerintah dan lembaga terkait.

Di sisi lain, penyelia halal juga bertugas menjaga konsistensi standar produksi dari waktu ke waktu. Program ini membantu perusahaan mempertahankan status sertifikasi halal yang telah diperoleh. Selain itu, penyelia halal berkoordinasi langsung dengan Lembaga Pemeriksa Halal saat proses audit berlangsung.

Baca juga: Lifestyle Halal dan Tren Gaya Hidup Modern di Masyarakat

Cara Menjadi Penyelia Halal dan Prospek Kariernya

Untuk menjadi penyelia halal, seseorang wajib mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelaksana Pelatihan Jaminan Produk Halal berlisensi BPJPH. Sehingga, jalur resmi ini memastikan kompetensi penyelia halal terstandar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pelatihan ini menjadi gerbang utama masuk ke profesi yang kini makin strategis ini.

Berdasarkan laporan resmi BPJPH, kebutuhan penyelia halal terus meningkat seiring percepatan sertifikasi halal di berbagai sektor. Selain itu, program nasional seperti Makan Bergizi Gratis turut mendorong lonjakan permintaan tenaga penyelia halal untuk ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh Indonesia.

Berdasarkan laporan resmi lembaga terkait, profesi penyelia halal membuka peluang karier di berbagai industri mulai dari pangan, kosmetik, farmasi, hingga logistik. Namun, distribusi tenaga penyelia halal masih belum merata antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil. Karena itu, perluasan akses pelatihan penyelia halal menjadi prioritas BPJPH dalam memperkuat ekosistem halal nasional.

Kebutuhan tenaga penyelia halal diperkirakan terus meningkat seiring berlakunya kewajiban halal pada Oktober 2026. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong seluruh pelaku usaha memenuhi standar jaminan produk halal. Sementara itu, profesi penyelia halal semakin menjadi pilihan karier strategis bagi tenaga kerja muda di era industri halal yang terus berkembang.

Kontak Whatsapp