26 May 2026
Tangerang, 26 Mei 2026 - Sertifikasi halal kini bukan lagi sekadar label, melainkan standar mutu global yang wajib dipenuhi oleh industri makanan dan minuman. Di balik suksesnya sebuah brand meraih sertifikat halal, ada sosok Penyelia Halal yang bekerja keras di balik layar.
Banyak yang bertanya, "Apakah pelatihan halal hanya untuk formalitas?" Jawabannya ada pada kisah inspiratif Teuku Afifuddin. Beliau adalah alumni pelatihan di LPK Hasdemy yang membuktikan bahwa kompetensi di bidang halal dapat mengubah garis karier seseorang dalam waktu singkat.
3 Bulan Pasca Pelatihan: Menembus Industri Ekspor
Kisah bermula saat Teuku Afifuddin mengikuti Pelatihan Halal UMK yang diselenggarakan oleh LPK Hasdemy. Meski pelatihan ini berfokus pada skala Usaha Mikro dan Kecil (UMK), standar materi yang diberikan LPK Hasdemy ternyata sangat kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur besar.
Hanya berselang tiga bulan setelah lulus pelatihan dan mengantongi sertifikat kompetensi, Teuku Afifuddin mendapatkan kesempatan besar. Beliau berhasil diterima dan langsung ditunjuk menjadi Penyelia Halal tetap di sebuah perusahaan pengolahan makanan berskala ekspor.
"Materi di LPK Hasdemy sangat praktis. Saya belajar bagaimana mengelola Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) secara sistematis. Bekas ilmu itulah yang membuat saya percaya diri saat menghadapi proses rekrutmen di perusahaan ekspor," ungkap Teuku.
Memahami Peran Strategis: Apa Itu Penyelia Halal?
Keberhasilan Teuku Afifuddin tidak lepas dari pemahamannya yang mendalam tentang profesi ini. Secara regulasi, penyelia halal adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap Proses Produk Halal (PPH) di dalam perusahaan.
Tanpa adanya penyelia yang kompeten, sebuah perusahaan—terutama yang berorientasi ekspor—akan kesulitan menjamin konsistensi produknya di mata auditor BPJPH maupun pembeli internasional (buyer).
Tugas Penyelia Halal yang Dijalankan di Industri
Berdasarkan pengalaman Teuku di perusahaan ekspor, tugas penyelia halal mencakup aspek yang sangat luas dan teknis, di antaranya:
LPK Hasdemy: Jembatan Menuju Karier Profesional
Kisah Teuku Afifuddin menjadi bukti nyata bahwa LPK Hasdemy berhasil mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan berkualitas. Melalui kurikulum yang disusun berdasarkan SKKNI dan regulasi BPJPH terbaru, LPK Hasdemy membantu para peserta tidak hanya sekadar lulus ujian, tetapi benar-benar paham cara kerja di lapangan.
Bagi Teuku, memilih LPK Hasdemy adalah investasi terbaik bagi kariernya. Pelatihan Halal UMK yang beliau ikuti menjadi pijakan kuat untuk memahami titik kritis bahan dan tata kelola dokumen yang diakui oleh industri nasional maupun internasional.
Kesimpulan
Menjadi penyelia halal bukan hanya soal menjalankan kewajiban undang-undang, tapi tentang membangun karier di industri yang penuh keberkahan. Seperti yang ditunjukkan oleh Teuku Afifuddin, dengan pelatihan yang tepat di lembaga yang terpercaya seperti LPK Hasdemy, peluang untuk sukses di industri halal sangat terbuka lebar.
Apakah Anda siap menjadi ahli halal berikutnya dan naik kelas ke industri global? Langkah pertamanya dimulai dari pendidikan dan pelatihan yang tepat.
Copyright @ 2026 By Halal Syariah Integrasi