Logo hasdemy
Hasdemy Bantu Tenaga Kerja Pahami Standar Halal UMKM 10 June 2026

Hasdemy Bantu Tenaga Kerja Pahami Standar Halal UMKM

Tangerang, 10 Juni 2026 — Hasdemy membantu tenaga kerja memahami standar halal UMKM melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri. Program ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman proses produksi, bahan, dan dokumentasi halal. Selain itu, peserta dikenalkan pada alur kerja yang dibutuhkan pelaku usaha kecil.

Data BPJPH menunjukkan pemerintah membuka kuota 1,35 juta Sertifikat Halal Gratis bagi usaha mikro dan kecil pada 2026. Sementara itu, BPJPH mencatat kewajiban sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman UMK berlaku paling lambat 17 Oktober 2026. Karena itu, kebutuhan tenaga kerja yang memahami standar halal menjadi semakin mendesak.

Di tingkat global, DinarStandard dalam State of the Global Islamic Economy Report 2025/26 mencatat belanja halal food mencapai 1,53 triliun dollar AS pada 2024. Laporan itu memproyeksikan nilainya meningkat hingga 2,06 triliun dollar AS pada 2029. Dengan demikian, standar halal menjadi bagian dari daya saing pasar.

Baca juga: Hasdemy Dorong SDM Kompeten di Industri Halal Modern

Standar Halal Perlu Dipahami

Hasdemy menempatkan pelatihan halal sebagai bekal praktis bagi tenaga kerja. Materi dapat mencakup bahan, proses produksi, kebersihan, dan pencatatan sederhana. Selain itu, peserta perlu memahami pentingnya konsistensi dalam menjaga status halal produk.

Bagi UMKM, tenaga kerja yang memahami standar halal dapat membantu mengurangi kesalahan proses. Dampaknya terlihat pada kesiapan dokumen, alur produksi, dan komunikasi dengan pendamping halal. Artinya, pelaku usaha tidak bekerja sendiri saat menyiapkan kepatuhan.

Kebijakan pemerintah menempatkan sertifikasi halal sebagai bagian dari perlindungan konsumen. Pada saat yang sama, kebijakan itu juga menjadi instrumen peningkatan daya saing produk. Oleh sebab itu, pelatihan tenaga kerja perlu mengikuti arah kebijakan tersebut.

Baca juga: Hasdemy Buka Akses Program Pelatihan Halal Berbasis SKKNI

Pelatihan Dorong Kepatuhan

Kebutuhan pelatihan halal tidak hanya menyasar pemilik usaha. Tenaga kerja di bagian produksi, pengemasan, dan administrasi juga berperan penting. Namun, pemahaman mereka sering kali belum seragam.

Hasdemy dapat menjembatani kebutuhan tersebut melalui pembelajaran yang praktis dan mudah diterapkan. Selain itu, pelatihan membantu peserta memahami istilah, tahapan, dan tanggung jawab dalam sistem halal. Dengan kata lain, standar halal dapat dipahami sebagai proses kerja harian.

Ke depan, kebutuhan tenaga kerja yang paham halal diperkirakan meningkat sejalan dengan regulasi dan pasar. Karena itu, pelatihan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan UMKM menghadapi kewajiban halal.

Kontak Whatsapp