Logo hasdemy
Kebutuhan Juleha Meningkat Seiring Tren Konsumsi Daging Nasional 15 April 2026

Kebutuhan Juleha Meningkat Seiring Tren Konsumsi Daging Nasional

Kebutuhan juru sembelih halal (Juleha) meningkat seiring tren konsumsi daging nasional, terutama menjelang Idul Adha 2026 ketika aktivitas penyembelihan hewan kurban mengalami peningkatan di berbagai wilayah. Kondisi ini mendorong kebutuhan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pemahaman proses penyembelihan yang baik.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyebutkan bahwa tenaga Juleha harus memiliki kompetensi dalam teknik penyembelihan, penanganan hewan, serta penerapan standar kebersihan. Hal ini penting untuk memastikan proses penyembelihan menghasilkan daging yang layak konsumsi dan sesuai standar yang berlaku.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa konsumsi daging masyarakat Indonesia meningkat pada periode hari besar keagamaan. Peningkatan ini berdampak pada bertambahnya jumlah hewan yang disembelih secara nasional, sehingga kebutuhan tenaga Juleha menjadi lebih tinggi dibandingkan periode normal.

Secara global, Food and Agriculture Organization (FAO) menekankan bahwa kualitas penyembelihan berpengaruh terhadap keamanan pangan. Praktik penyembelihan yang tepat membantu menjaga mutu daging serta mengurangi risiko kontaminasi.

Dampak terhadap masyarakat terlihat dari meningkatnya peluang kerja, khususnya bagi tenaga Juleha yang memiliki keterampilan dan pengalaman. Selain itu, kualitas daging yang dihasilkan juga menjadi lebih terjamin.

Pemerintah Indonesia mendorong pelatihan dan peningkatan kompetensi Juleha melalui berbagai program. Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan tenaga kerja yang siap mendukung kegiatan penyembelihan.

Ke depan, kebutuhan Juleha diperkirakan akan terus meningkat seiring tren konsumsi daging nasional serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan pangan di Indonesia.

Kontak Whatsapp